Latihan atlet panjat tebing Blora dipastikan tidak akan berubah saat
bulan puasa Ramadan. Mereka tetap bakal berlatih seperti hari biasanya.
"Pada bulan puasa, atlet kami tetap latihan seperti biasanya namun
latihan digelar pada malam hari," ujar Ketua Federasi Panjat Tebing
Indonesia (FPTI) Blora, Nur Fathoni, Minggu (22/7).
Latihan atlet
panjat tebing Blora tetap dipusatkan di wall climbing (dinding panjat)
FPTI Blora di komplek GOR Kolonel Sunandar. Dengan jadwal latihan pada
malam hari tersebut, dia menyakini para atletnya tetap bisa melahap
menu latihan seperti biasa.
Dengan latihan itu memungkinkan para
atlet akan lebih bersemangat, apalagi setelah berbuka puasa. Menurutnya
tenaga yang terforsir untuk latihan akan kembali pulih. "Kami minta
para atlet yang menjalankan ibadah puasa, mengikuti latihan dengan fun
dan enjoy supaya hasilnya juga lebih maksimal," katanya.
Untuk
menyiapkan latihan selama bulan puasa, sejumlah atlet panjat tebing
Blora kemarin membuat road setter di wall climbing. Pemasangan road
setter itu juga dilakukan lantaran wall climbing tersebut baru saja
diperbaiki setelah hampir dua tahun rusak.
Humas FPTI Blora,
Sriwiyono, menambahkan latihan pada bulan puasa itu dilakukan agar
teknik, fisik maupun stamina atlet tetap terjaga. Apalagi menurutnya
sejumlah kejuaraan setelah Lebaran siap diikuti para pemanjat tebing
Blora. ‘’September kami agendakan mengikuti kompetisi sirkuit panjat
tebing Jateng. Adapun pada bulan Oktober tampil di Kejurda dan
Kejurnas,’’ ujarnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar