New York - Setelah empat kali kalah di final Grand
Slam, Andy Murray berhasil juara di final kelima. Itu tak lepas dari
sosok Ivan Lendl, pelatih Murray yang juga pernah bernasib serupa.
Sebelum
AS Terbuka 2012, Murray sudah empat kali melaju ke final ajang Grand
Slam tetapi selalu gagal juara. Sedemikian dekat, tapi pada akhirnya
tetap terasa masih jauh.
Murray tentu tidak mau terus diakrabi
kegagalan. Di awal tahun 2012 ini, petenis kelahiran Skotlandia itu pun
telah menunjuk Lendl untuk memoles permainan, dan terutama
mentalitasnya.
Bukan tanpa alasan Murray menunjuk Lendl. Tercatat
punya delapan titel Grand Slam, Lendl yang juga mantan petenis nomor
satu dunia itu sebelumnya harus mengalami empat kekalahan di final
sebelum meraih gelar Grand Slam pertamanya tahun 1984.
Dengan
gelar juara AS Terbuka 2012 sudah berhasil diraih usai mengalahkan Novak
Djokovic, Murray tak ayal langsung memberikan kredit untuk sang pelatih
yang juga menyaksikan langsung pertandingan itu dari boksnya.
"Ia adalah salah satu petenis terhebat yang pernah bermain. Di sini pun ia mencatatkan delapan final beruntun," kata Murray di ESPN Star.
"Aku
gembira ia ada di sini mendukungku dan juga sudah membantuku dalam
masa-masa sulit, dan bukan cuma ia saja tetapi juga semua orang yang
sudah mendukungku, jadi terima kasih banyak," lanjutnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar